Kampoeng Tulip Bandung sudah sejak beberapa bulan lalu menjadi pusat perhatian para wisatawan. Ya, di sebuah kampung kecil di Bandung terdapat hamparan bunga tulip yang siap memanjakan mata yang melihatnya. Seperti kita tahu, bunga tulip memang identik dengan negara Belanda. Uniknya wisata bunga tulip ini pun didesain seperti layaknya suasana di Belanda.

Jadi, untuk siapapun yang sedang mencari suasana liburan yang berbeda dari biasanya. Atau mungkin memang ketika liburan selalu bersama keluarga, Kampoeng Tulip Bandung ini sangat pas untuk dijadikan pilihan.

Alasannya, tentu karena selain menyajikan pemandangan yang eksotis juga bisa dinikmati dengan bea masuk yang murah.

Nah, kali ini saya akan coba mengulas tentang kampoeng tulip Bandung City west java yang sedang terkenal ini. Saya akan memulai ulasannya dari alamat lokasi dan rutenya, fasilitas yang tersedia, hingga HTM secara lebih detailnya.

Baca dulu:
Kebun Teh Kertamanah Pangalengan, Tempat Pas Menikmati Kesejukan Alam kota Bandung

Gambaran Singkat/Review Kampoeng Tulip Bandung

Wisata Kampoeng Tulip Bandung merupakan salah satu objek wisata yang baru-baru ini menjadi perbincangan di media sosial. Dengan sentuhan khas yang dibuat layaknya di negara kincir angin menjadikannya dielu-elukan sebagai wisata murah terfavorit di Bandung.

kampoeng tulip bandung

Wisata bunga tulip di Bandung ini berlokasi di sebuah area perkampoengan yang luasnya sekitar 1 hektar. Saat kamu tiba di lokasi, kamu akan menemukan hamparan pohon bunga tulip yang indah dan berwaran-warni.

Tidak hanya itu, tambahan fasilitas seperti miniatur kincir angin hingga rumah bergaya desain Belanda turut menghiasi tempat ini. Para pengunjung termasuk kamu bisa menjadikan spot tersebut sebagai background foto untuk oleh-oleh dibawa pulang.

Alamat dan Rute Perjalanan Menuju Lokasi Kampoeng Tulip Bandung

Kampoeng Tulip Bandung beralamat di Komplek Banyu Biru Blok H No. 17, Ciwastra Mekarjaya, Rancasari, Bandung. Lokasinya memang sedikit masuk jalan perkampoengan dan justru itulah yang membuat wisata ini penuh tantangan.

Untuk opsi rute menuju lokasi ada dua jalur yang bisa kamu tempuh. Pertama, via jalan Soekarno Hatta-Derwati. Kedua, via jalan Soekarno Hatta–Bodogol.

Dari jalan Soekarno Hatta masuk ke jalan Gedebage/terminal peti kemas lalu ke Derwati dan lanjutkan hingga ke Ciwastra.

Dari jalan Soekarno Hatta menuju Cipamokolan lalu ke Bodogol kemudian belok kanan sampai di Ciwastra.

Setelah sampai di Ciwastra, kamu bisa menuju kompleks perumahan Pasir Pogor Indah dan akan sampai di Kampoeng Tulip Bandung.

Untuk rute pertama adalah rute favorit para wisatawan kampoeng tulip. Jadi, sebagai antisipasi jika di jalur tersebut terkena macet, kamu bisa ambil rute kedua via Cipamolokan–Bodogol. Jika kamu masih kesulitan menemukan lokasinya, kamu bisa memanfaatkan smartphone kamu dengan membuka google maps.

Fasilitas Wisata di Kampoeng Tulip Bandung

Secara umum, fasilitas dan wahana wisata di kampoeng tulip ini sudah sangat lengkap. kamu tidak hanya akan mendapatkan keindahan lokasi untuk berfoto ria saja. Lebih dari itu, di area wisata yang satu ini pengunjung bisa mengekslporasi beberapa spot yang lain. Seperti misalnya kolam ikan, rumah bergaya Belanda, barang-barang antik hingga wisata kuliner.

Di spot taman, kamu dapat menyewa perahu kecil dan gowes untuk berkeliling. Jika mau berjalan ke sisi yang lain ada Gallery Shabby Chick yang meruakan sebuah bangunan untuk memamerkan koleksi barang antik.

Selain itu, ada juga program prewedding kampoeng tulip bandung yang bisa dipesan. Hmm sepertinya menggiurkan ya?

Nah, untuk lebih detailnya, berikut ini daftar fasilitas yang ada di Kampoeng Tulip Bandung.

1. Area parkir
Pengunjung yang datang dengan kendaraan pribadi baik menggunakan motor atau mobil tidak perlu bingung soal parkir. Di area wisata kampoeng Tulip ini tersedia area parkir yang cukup luas. Pengunjung yang menggunakan motor bisa memarkirkan kendaraan mereka di dalam area wisata.

Sementara itu, untuk pengunjung dengan mobil hanya ada sebagian space yang tersedia di area parikir dalam. Jika musim liburan tiba, maka sebagian pengunjung harus rela parkir di pinggir jalan saat parkir dalam sudah penuh.

2. Spot foto
Bicara soal wisata tentu hampir tidak bisa lepas dari yang namanya dokumentasi foto atau video. Di wisata ini, kamu bisa mengabadikan momen liburan di beberapa spot yang ada di lokasi seperti rumah bergaya Belanda, miniatur kincir angin dan tentu saja taman bunga tulip.

3. Mushola
Di dekat kolam ikan, kamu akan menjumpai mushola yang diperuntukkan bagi pengunjung yang hendak menunaikan ibadah shalat. Jadi saat liburan kesana tidak perlu khawatir kesulitan untuk sembahyang lantaran sudah ada fasilitas tersebut di lokasi.

4. Kantin/restoran
Di wisata kampoeng tulip juga tersedia kantin atau restoran mini yang siap untuk jadi tujuan wisata kuliner kamu. Para pengunjung bisa menikmati beragam menu masakan khas Bandung dengan harga terjangkau disini.

5. Kolam ikan
Selain fasilitas di atas, di kampoeng Tulip juga ada kolam ikan yang cukup luas. Kolam tersebut berisi ikan terapi yang bisa dimanfaatkan untuk fish pedicure pada kaki.

6. Toilet umum
Sepertinya sudah barang wajib jika di tempat umum seperti lokasi wisata tersedia toilet umum. Demikian halnya di wisata kampoeng tulip ini yang mana juga tersedia beberapa toilet umum yang bersih dan terjaga.

Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk Kampoeng Tulip Bandung 2018

Wisata kampoeng Tulip di Bandung buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB pagi sampai 17.00 WIB sore.

Adapun harga tiket kampoeng tulip Bandung dibedakan berdasarkan 2 kategori:

  • Senin-Kamis (weekday) sebesar Rp 6.000,-/orang
  • Jum’at-Minggu (weekend) sebesar Rp 10.000,-/orang
    Selain itu, untuk menikmati kuliner di dalam lokasi wisata berkisar antara Rp 5.000 – Rp 20.000,-.

Harga-harga tersebut tentu dapat berubah sewaktu-waktu tergantung momen. Jadi sebaiknya jangan ditunda-tunda lagi untuk segera datang kesana ya.

Nah, sekian dulu ulasan seputar Kampoeng Tulip Bandung edisi kali ini. Semoga bisa menjadi referensi untuk kamu yang dalam waktu dekat akan liburan kesana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *